Diperlukan perangkat lunak dan perangkat keras yang memadai untuk bisa mengakses internet dari komputer. Contoh dari perangkat lunak adalah web browser yang disediakan dari sistem operasi (OS) atau didownload dari internet. Contohnya adalah Internet Explorer (dari Windows), Safari (dari Mac OS), Firefox, Opera, dll. Sementara, perangkat keras yang digunakan untuk mengakses internet adalah sebagai berikut.
I. Modem dial up/modem kabel/modem ADSL
![]() |
| Modem dial up eksternal |
Modem (modulator demodulator) berfungsi mengubah gelombag analog menjadi sinyal digital, dan sebaliknya, sehingga komputer dapat terkoneksi dengan internet. Gelombang dari jaringan telepon adalah gelombang analog, sementara komputer hanya dapat bekerja dengan bilangan digital. Maka karena itu, agar gelombang jaringan telepon dapat diterima oleh komputer, modem berfungsi mengubah gelombang analog telepon menjadi sinyal digital sehingga dapat diterima komputer, dan sebaliknya.
Untuk PC, biasanya menggunakan modem dial up yang terhubung dengan line telepon. Secara fisik, modem dial up terbagi menjadi dua, yaitu modem internal yang terpasang didalam komputer, dan modem eksternal yang dipasang dengan menggunakan kabel telepon, serial, ataupun USB. Modem dial up memiliki kecepatan download sebesar 56 kbps. Pada penggunaan akses dial up, ketika komputer tersambung ke server ISP, pelanggan akan dibebani biaya pulsa telepon plus layanan ISP yang jumlahnya bervariasi, tergantung lamanya koneksi.
Selain modem dial up, ada juga modem ADSL (Assymetric Digital Subscriber Line). Modem ADSL memiliki kecepatan tinggi. Modem seperti ini dikembangkan dengan teknologi DMT (Discrete Multi Tone). Dalam mengakses internet, ADSL dapat menggunakan line telepon tanpa mengganggu saluran komunikasi percakapan. Jadi, mengakses internet sambil tetap menggunakan telepon untuk berkomunikasi. Pengguna ADSL diharuskan mendaftar dulu ke ISP.
![]() |
| Modem ADSL |
Modem ADSL menggunakan line TV kabel. Pemasangan jaringan internet dengan modem jenis ini lebih rumit dibandingkan dengan modem jenis lainnya. Pendaftaran untuk akses internet dengan modem kabel menggunakan MAC Address (Media Access Control Address). Ketika modem kabel rusak, pengguna harus mendaftar kembali MAC Address baru untuk modem kabel baru. Sedangkan untuk modem ADSL, pengguna dapat langsung menggunakan modem baru tanpa harus mendaftar kembali ke ISP.
Kecepatan sebuah modem diukur dengan satuan bps (bit per second) atau kbps (kilobit per second). Kecepatan modem dial up bervariasi, dari 14.4 hingga 56.6 kbps. Semakin tinggi kecepatannya, semakin singkat waktu page loading, sehingga dapat menghemat biaya pulsa telepon.
Berdasarkan proses kerjanya, modem terbagi menjadi dua, yaitu hardware modem dan software modem. Hardware modem adalah modem yang bekerja menggunakan chip khusus untuk menangani fungsi komunikasi data. Sedangkan pada software modem, pekerjaan dilakukan sebuah program driver.
II. Line telepon, TV kabel, ISDN, satelit, PLC, telepon seluler
Selain modem, diperlukan juga salah satu perangkat berikut untuk mengakses internet.
Line Telepon
Saat ini, dengan line telepon dan modem dial up, pengguna tidak harus mendaftar ke ISP, misalnya dengan menggunakan paket Telkomnet instan yang secara langsung dapat melakukan akses internet. Line telepon dapat juga digunakan untuk koneksi broadband dengan menggunakan modem ADSL.
TV Kabel
Jaringan TV kabel dapat dipakai untuk koneksi ke internet dengan kecepatan maksimum 27 Mbps untuk downstream, dan 2.5 Mbps untuk upstream. Agar dapat menggunakan modem kabel, komputer harus dilengkapi dengan kartu ethernet.
ISDN (Integrated System Digital Network)
Selain akses internet melalui modem dapat pula menggunakan teknologi ISDN. ISDN adalah jaringan digital yang memberikan berbagai macam layanan telekomunikasi yang berlaku di seluruh dunia, dan merupakan transisi sistem telepon analog ke sistem digital.
Satelit
Satelit dapat digunakan sebagai media untuk mengakses layanan internet. Untuk daerah yang tak terjangkau dengan line telepon, TV kabel, ataupun teknologi broadband lainnya, satelit merupakan jawabannya. Di Indonesia, pengguna dapat menggunakan internet satelit dengan menggunakan VSAT (Very Small Aperture Terminal), yaitu stasiun penerima sinyal dari satelit dengan antena penerima berbentuk piringan dengan diameter kurang lebih 3 meter. Fungsi utama VSAT adalah menerima dan mengirim data ke satelit, dan satelit berfungsi meneruskan sinyal untuk dikirimkan ke titik lainnya di bumi.
PLC (Power Line Communication)
PLC adalah akses internet yang dilakukan melalui saluran kabel listrik, dengan menumpangkan aliran data. Di negara maju, penggunaan saluran kabel listrik untuk mengakses internet sudah mulai dimasyarakatkan.
Internet juga dikembangkan untuk aplikasi wireless dengan memanfaatkan telepon seluler. Protokol yang digunakan disebut WAP (Wireless Application Protocol). Selain WAP, dikembangkan beberapa teknologi lain, yaitu:
a. GPRS (General Packet Radio Service)
b. EDGE (Enhanced Data for Global Evolution)
c. UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service)
d. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)


No comments:
Post a Comment